Rabu, 28 September 2011

Here I'm in 5 Years To Go



Siang itu pukul 11.00 aku sedang duduk diruang kerjaku , mengingat masa-masa saat aku sedang menyelesaikan skripsi ditahun ke-3 ku di fakultas psikologi Universitas Pancasila. menyelesaikan skirpsi dengan baik dan akhirnya mendapatkan hasil yang memuaskan , yaitu "cum laude" . 
"Subhanallah"  , hatiku bergema, merinding dan bersyukur dengan hasil yg kudapatkan dengan jerihpayahku sendiri. Mengingat saat-saat bahagia itu,sujud syukur dengan air mata bahagia dan akhirnya bisa sedikit membalas jasa kedua orang tuaku. Membalas kekecewaan yang pernah terjadi. 

Tersadar dari lamunan, aku tersenyum dengan mata berkaca-kaca. Melihat jam dimeja dan teringat bahwa aku ada janji degan seorang klien untuk konsultasi, dia memintaku untuk datang ke sebuah cafe. Dia merasa dengan berada di luar ruangan yang terlihat formil lebih baik untuk mengungkapkan seluruh keluhkesahnya. Dalam perjalanan menuju cafe itu, aku kembali masuk dalam lamunanku mengingat masa-masa kuliahku bersama teman-teman, aku ingat bahwa aku punya janji untuk menjadi writer bersamanya. Agung , sang cacing , begitulah ia menyebutkan dirinya. Besok dia akan meluncurkan buku pertamanya, sedangkan aku masih berkutat dengan ide-ide yang semraut untuk menyusunya menjadi sebuah novel. Meskipun begitu, cerpen-cerpenku laris dipasaran. "Haahaahaa" , tertawaku dalam hati. 
Tak mau kalah dari si cacing, 4bulan belakangan ini aku diminta sebuah majalah untuk mengisi lembaran majalahnya dengan tema "sudut hati" , disanalah anak-anak remaja ABG pada umumnya, mengungkapkan isi hatinya dan meminta pendapat dariku. Baru 4bulan program ini berjalan, reting majalahku langsung naik. Dan setiap harinya banyak sekali email-email yang berisi tentang curhatan dikirimkan kepadaku dari pihak majalah.     
Respon mereka sangat baik, membuatku semangat untuk terus melayani curhatan mereka dan memberikan saran yang fresh dan menarik.


Setelah selesai mendengarkan curhatan klienku oh bukan sahabatku , aku bergegas ke kantor.  Kembali duduk dimeja kerjaku dan membuat laporan tentang klienku tadi.
Di sudut layar computer terlihat recent email ku berkedap-kedip tanda ada email masuk.
Ternyata ada sebuah email namun tidak tahu dari siapa, saat ku buka emailnya seperti ini
“THIS IS REAL , YOU’RE NOW LIKE WHAT YOUR DREAM!!!! “
Kemudian seketika air mataku mengalir.
Tanda bahagia.
"Thanks God"

to be continue ....


Kamis, 22 September 2011

Bumi Sekarat , Bakteri dan Virus pun Juga

Mungkin agak aneh judulnya, tapi kenapa saya memilih judul ini?? jawabannya tentu saja karena bumi punya berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus-virus dan bakteri . Siapa virus dan bakterinya?? lagi-lagi ya tentu saja MANUSIA. Bumi sudah sekarat , diserbu oleh berbagai macam penyakit, mulai dari keringet buntek yang menyerang kulitnya, paku besi yang melukai tubuhnya hingga korengan , dehidrasi , dan sakit paru-paru.

Apa si semua penyakit ini? here we go..

Keringet buntek maksud dari penykit ini adalah kemacetan yang merajalela dimana-mana,tidak hanya di Indonesia saja tapi juga dibelahan bumi lain. Pasti kalian tahu lampu dibagian belakang mobil atau motor yg berwarna merah? nah ketika macet pada malam hari pasti lampu berwarna merah ini akan dominan mewarnai jalan, tentu jika dilihat dari belakang. Oleh karena itu , rentetan kendaraan bermotor ini saya beri nama "keringet buntek".

Selanjutnya Koreng , pasti kalian semua tahu kenapa bumi bisa korengan? Ya karena banyak sekali paku besi yang menghujam tubuh bumi. Bangunan-bangunan tinggi dan dalam yang tak hanya mencakar langit tapi juga menusuk bumi membuatnya sangat merasa sakit. Bayangkan jika tubuh kita ditusuk-tusuk garpu sampai menembus daging, pasti sangat sakit dan menyedihkan. Lukanya mencuat keluar dan menembus ke dalam.

Dehidrasi. Manusia akan dehidrasi jika terus-terusan bekerja tapi tidak ada waktu untuk istirahat, misalnya kita diwajibkan berlari nonstop 24jam , keringat banyak keluar dan energi habis. Nah,bumi juga begitu , setiap harinya bumi dipaksa mengeluarkan banyak air untuk virus-virus dan bakteri yang ada ditubuhnya. Energi dalam tubuhnya seperti darah (air) , zat-zat bernutrisi (minyak bumi,batu bara dan aneka tambang lainnya) terus di eksploitasi secara besar-besaran, sehingga pada waktunya nanti bumi akan jatuh pingsan dan mati.

"AKU Sakit paru-paru!!!Oksigen!!!Dimana AKU yang dulu sejuk , teduh, dan rindang??!!Dimana?!"  mungkin jika bumi bisa berbicara inilah yang dia ucapkan. Paru-parunya kini rusak , udara segar kaya oksigen sudah sangat menipis. Sekarang gas-gas beracun  yang menguasai udara, karbon dioksida, karbon monoksida dan sahabat-sahabat karibnya yang sangat berbahaya bagi tubuh menyerbu kumpulan oksigen dan menindasnya. Manusia juga butuh oksigen , udara segar , dan suasan yang sejuk alami untuk refreshing dan kelangsungan hidupnya. tapi secara tidak sadar kita telah melukai bumi dan diri kita. Karena banyaknya gas-gas yang berbahaya bumi jadi sakit , lapisan ozon mulai rombeng dan cuaca tidak menentu, inilah awal dari segala kerusakan. Manusia juga sakit , dengan udara yang semakin memburuk membuat MANUSIA terserang penyakit pernapasan. Kualitas udara yang semakin buruk juga membuat daya pikir menurun terutama pada anak-anak yang baru berkembang. Jadi bukan hanya bumi saja yang sakit tapi kita - manusia juga. 

Oleh karena itu untuk kebaikan kita bersama, marilah kita perlahan-lahan mengubah lifestyle kita dari yang merusak bumi menjadi yang memperbaiki bumi. Langkah-langkah kecil kita sangat dibutuhkan untuk memulai perubahan. Cintailah bumi kita, tempat dimana kita bernaung, hidup dan mati.          

kurang-lebihnya mohon dimaklumi , terima kasih sobat.



Sabtu, 17 September 2011

What I adore!

Siapa yg saya kagumi?? Pasti kalian tahu. Dia punya fans diseases dunia. Prestasinya yang memukau membuat orang tersanjung dan mengidolakanya. Dia adalah seorang olahragawan, kehadiranya di sirkuit selalu dinanti oleh penonton setianya. Gayanya dalam menunggangi motor dan meng-take over lawanya menjadi perhatian utama dimasa-masa kejayaanya. Siapakah dia?? Ya dia adalah Valentino Rossi. Saya adalah penggemar setianya, tahun 2005 itulah pertama kali saya mulai menyukai moto gp dan valentino Rossi. Kemampuanya mengalahkan lawan-lawannya secara mental dapat terlihat jelas , jika kita memperhatikan duel serunya dengan Sete Gebernau. Ketika Rossi terus menempelnya atau membuntutinya di belakang,terus memberi Gebernau tekanan-tekanan dan akhirnya dapat mendahuluinya dan kemudian gebernau jatuh. Entah mengapa peristiwa itu menjadi perhatian luarbiasa dari saya, karna hampir disetiap race terjadi peristiwa yang sama. Kejayaanya pada 5th terakhir sangat membuat masyarakat dunia terpukau,pasalnya 5kali berturut-turut juga dia keluar menjadi juara dunia di kelas moto gp.

Saat yang paling saya sukai ketika Rossi merayakan kemenanganya dengan sentuhan drama-drama pendek. Sangat menarik!

Jumat, 16 September 2011

Who am I ?

WHO am I ? - inilah saya Nadia Chairunnisa dengan segala kelebihan dan kekuranganya. Kehidupan saya dimulai ketika ibu saya Dian Nurhandiawaty melahirkan saya pada 2 juni 1993 di jakarta dan disanalah awal dari semua kehidupan saya , cucu pertama dari keluarga besar Hamdan Syahbeni keturunan Betawi. Salwa Nur Rafidah adalah adik saya satu-satunya kami dilahirkan dengan selisih waktu 5 th. Ayah saya Bing Sarjono berasal dari Medan, Sumatra Utara. Hal yang lucu  - saya tidak pernah sekalipun menginjakan kaki di kota Medan ataupun melihat kakek nenek serta sanak saudara disana. Saya hanya kenal beberapa saudara dari medan tapi berdomisili di Jakarta. Jauh meninggalkan Sumatra , saya tipe orang yang berani ; berani dalam menghadapi hal-hal yang ekstrim , tapi satu hal ekstrim yang menurut saya belum bisa saya kalahkan , yaitu "berbicara di hal layak umum , menengadahkan kepala , dan bergaya super PD dihadapan audience sehingga mereka terhanyut dalam irama pembicaraan dan pembawaan saya".  Hal yang sangat menakjubkan bagi saya , jika itu terjadi di masa depan nanti (amin) . Saya sebenarnya gemar menulis , tapi entah mengapa seperti ada hal yang menahan saya untuk tidak menulis, terlalu banyak konflik dalam diri ini. Meragukan diri sendiri itulah yang sedang saya hilangkan dalam kepribadian saya. Mungkin itu addalah alasan mengapa Tuhan mengarahkan hati saya untuk masuk ke fakultas psikologi Universitas Pancasila, dan dari sinilah perlahan-lahan kepribadian saya akan berubah.Semoga begitu.

Olahraga merupakan hobi saya. Capoeirista itulah julukan untuk orang yang sudah resmi memasuki dunia Capoeira ; seni bela diri yang sangat menarik untuk saya. Nama saya di capoeira yaa sebut saja nama baptis saya yaitu Misteriousa yang artinya misterius . Kira-kira sudah 2th saya menjadi capoeirista.
Buku adalah sahabat kedua saya selain sahabat-sahabat manusia saya. Buku adalah sahabat yang harus selalu diperhatikan, dirawat, dan yg paling penting dilihat- dibuka - dibaca dan harus selalu begitu. Novel-novel Ilana Tan adalah sahabat buku terbanyak yang saya punya, sisanya berasal dari pengarang yang berbeda-beda.

Mungkin sekian dari pengenalan diri saya yang berjudul "Who am I?"
Thanks