minggu lalu, mata kuliah Psikologi dalam Manajemen SDM melakukan aktivitas lapangan dengan tema team building. Sekilas akan terlihat bahw kita hanya sekedar bermain games, padahal ini adalah salah satu bentuk training singkat yang mengandung makna tentang team building. apa itu team building? Team Building adalah proses bekerja dalam sebuah kelompok untuk menjalankan tugas-tugas yang harus diselesaikan dan bagaimana anggota kelompok dapat bekerja sama unutk mencapai tujuan tersebut. Mari kita bahas permainan-permainan yang telah kita lakukan.
Pertama, bermain peran, kita harus melakukan peran yang disebutkan oleh instruktur. Setiap peran memiliki komposisi masing-masing. Nah, awalnya hanya secara individu dan kemudian kita diminta untuk tutup mata saat melakukannya. tujuannya agar kita percaya pada diri sendiri, ini adalah bekal untuk mencapai kerjasama tim yang baik nantinya. Setelah bermain peran individu, masuk ke peran yang harus dilakukan secara kelompok. kendala yang ada adalah para peserta belum membaur, tetapi lama-kelamaan kami berpencar dan berusaha untuk beradaptasi dengan teman baru.
Games yang kedua, peserta dibagi menjadi lima kelompok. Nah, setelah masuk kedalam kelompok, kami diminta untuk memilih satu oraang yang akan diangkat oleh teman lainnya. kami berinisisatif untuk memilih teman yang kurus agar mudah diangkat. Ternyata selain kurus, kita juga harus mengatur strategi posisi mengangkat yang baik, setelah posisi diatur, kami diinstruksikan untuk mengangkat dan memutar. Jelas bahwa sangat diperlukan kepercayaan, strategi dan kerjasama yang baik.
Games ketiga adalah menyampaikan tali dari depan sampai belakang tetapi dengan posisi berbaris kebelakang dan saling berpegang tangan. lagi-lagi dibutuhkan strategi dan keuletan bagi kelompok maupun individu. jika ada anggota kelompok yang kesulitan, kami berusaha membantunya dalam bentuk instruksi. jika masing-masing anggota tidak menanamkan rasa percaya pada dirinya dan pada orang lain, pasti dia malas untuk berusaha. Coba perhatikan, tali ini menjadi pesan yang harus tersampaikan pada seluruh anggota tim, jika tidak maka misi akan gagal. Begitu juga dengan suatu organisasi, jika pesan serta instruksi yang disampaikan dari orang pertama tidak sampai pada orang terakhir, maka organisasi itu dianggap gagal dalam menjalankan tugasnya.
Games selanjutnya adalah mengikuti aba-aba. jadi kelompok harus berbaris dan saling memegang bahu. Kemudian instruktur akan memberikan aba-aba kemana kita harus bergerak. dalam games ini kekompakan tim sangat diperlukan. Apalagi saat kami harus bergerak berlawanan arah dengan instruksi yang diberikan, kami harus membuat strategi agar semua anggota kelompok bergerak kearah yang benar.
games yang terakhir adalah melempar bola. kesulitannya ada pada konsentrasi serta aba-aba yang diberikan pemimpin kelompok. kami harus melempar bola kearah kiri dan menangkap bola dari arah kanan. Pemimpin dalam games ini harus melihat kesiapan dari anggotanya, karena dia lah yang memimpin ritme pelemparan bola. targetnya adalah melempar dan menangkap bola sebanyak mungkin dan tidak boleh jatuh. Dalam games ini kita dilatih untuk melihat kemampuan kita dan kemudian menentukan goal. Strategi untuk meraih goal juga ada dalam games ini.
begitulah ceritanya, selalu ada makna dibalik aktivitas kita. Cara ini terbilang efektif untuk melatih team building. Mungkin cara lain yang lebih menarik dan menantang adalah dengan membuat turnamen. setiap tim harus menyelesaikan masalah yang ada di setiap tahap hingga nanti menuju garis finish.
trimakasih :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar