HR Professional dari
Perspektif CEO
Dimulai dari tingkat yang paling
bawah yaitu staff, kemudian naik ke
tingkat selanjutnya yaitu manager
atau supervisor dan di tingkat
teratas yaitu top management. Setiap
orang pasti ingin terus berkembang hingga nantinya bisa bergabung sebagai
anggota dari top management. Mengawali karir sebagai human resources, kita
dituntut untuk menguasi semua prinsip ilmu yang berkaitan dengan proses
personnel palnning, recruitmen, penggajian, training & counseling. Itu
semua harus bisa dilakukan HR karena dianggap sebagai orang yang ahli dalam
bidang tersebut (spesialis). CEO atau
direksi suatu perusahaan mempercayakan seluruh sumber daya manusianya kepada HR
professional.
Ada
beberapa peran Human Resources yang
diharapkan CEO (Top Management):
1. Sebagai Strategic partner à
HR dapat memahami permasalahan-permasalahan dari berbagai
perspektif, misalnya
dari perspektif manajemen, bisnis, keuangan/financial dan lain sebagainya. HR
tidak
boleh datang pada CEO dengan membawa masalah karena HR-lah yang harusnya
menyelesaikan masalah
tersebut.
2. Advokasi à
HR berperan sebagai konselor, sebagai pembimbing dan pelatih (as a coach) bukan hanya
kepada CEO
tetapi juga terhadap karyawan lainnya. Sebagai HR kita juga harus menunjukkan
kesiapan
menghadapi masalah.
3. Administratif à HR
memahami tentang administrative (Personnel Management), dimana kita harus
mengetahui identitas atau data karyawan.
4. Change Agent à
HR diharapkan dapat mengusulkan perbaikan atau perubahan. Mengkomunikasikan
informasi-informasi baik dari atasan ke
bawahan maupun sebaliknya.
Human Resources sebenarnya menangani
sekitar 50% dari masalah yang ada diperusahaan, terutama masalah sumber daya
manusia. Namun, jika posisinya sebagai HR/GA maka ada sekitar 10-25% tambahan
masalah yang harus ditangani berkaitan dengan pembantu umum, seperti masalah
gedung, keluhan fasilitas yang tidak beres, pengadaan alat bantu, inventaris,
serta yang berhubungan dengan masalah savety.
Nah,
seorang HR professional yang berada ditingkat manapun, jika dia menguasai
masalah-masalah lain diperusahaan maka dia akan mudah menarik perhatian
atasannya. Jangan salah, semakin kita berada dipuncak, maka semakin banyak pula
pengetahuan yang harus kita miliki.
Jadi, jangan bosan-bosan untuk belajar hal-hal baru. Orang-orang yang
dibutuhkan perusahaan adalah dia yang mau belajar :D
#T_3
Tidak ada komentar:
Posting Komentar