Senin, 16 September 2013

Review Jurnal



Selain membahas tentang jurnal “Penerapan Terapi Realistis Untuk Membantu Coping Stress Pada Wanita Pekerja Seksual dengan HIV Positif”, saat dikelas kami juga membahas jurnal yang dianalisis teman-teman lainnya, berikut review singkatnya

Jurnal yang pertama berjudul “Seksualitas Remaja Autis Pada Masa Puber”

·         Tujuan daari penelitian ini adalah menggambarkan seksualitas remaja autis pada masa puber. Pemahaman seksualitas yang digunakan oleh peneliti berupa perubahan perilaku yang dipengaruhi oleh kognisi, dan perubahan afeksi atau emosional yang berhubungan dengan dorongan seksual
·         Rumusan Masalah dalam penelitian:
1.       Bagaimanakah ekspresi seksual dan perilaku seksual yang ditampakkan oleh remaja autis?
2.       Bagaimana peran oraang tua, guru, dan terapis sebagai caregiver terkait dengan datangnya masa pubertas?
3.       Bagaimana lingkungan atau masyarakat sekitar merespon perilaku seksual yang ditampakkan remaja autis?
4.       Bagaimana pemberian pendidikan seksualitas remaja autis secara tepat?

·         Jawaban dari masalah penelitian tersebut menyatakan bahwa remaja autis menampakkan ekspresi seksual yang tidak wajar karena kurangnya kontrol diri. Peran orang tua, guru, dan terapis sebagai caregiver dirasakan kurang dalam memberikan pendidikan seks.


Jurnal yang kedua berjudul “Tradisi Mangupa Pada Pasangan Pernikahan Pemula dalam Masyarakat Perantau Tapanuli Selatan”
               
               Jurnal ini mengungkap tentang tradisi Mangumpa yang ternyata mengandung tema-tema psikologis. Tradisi tersebut diadakan untuk memberikan motivasi, nasihat, dan doa-doa agar nantinya pasangan yang baru menikah ini siap menghadapi dunia barunya dan menjadi pribadi yang matang. Namun sayangnya, hasil penelitian tersebut dianggap lemah karena tolak ukur tema psikologis yang diungkapkan kurang jelas.


Jurnal yang ketiga berjudul “Presentasi Diri dan Desepsi dalam Komunikasi Media Komputer Pada Pengguna Internet Relay Chat”
                
           Jurnal ini memiliki tujuan untuk mengkaji tentang bentuk komunikasi antar pribadi dalam sebuah komunitas jaringan computer, yakni ketika lokus interaksi tatap muka digantikan oleh konteks komunikasi berbasis teks. Jadi intinya mereka mengkaji tentang bagaimana seseorang membangun interaksi on-line melalui presentasi diri dan desepsi yang berbasis teks. Observasi dilakukan dengan cara merekam percakapan dalam chatroom selama empat minggu, wawancara informal terhadap tujuh orang informan, serta pengumpulan dokumen komunitas, baik dokumen cetak maupun dokumen on-line pada web-site channel.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar