Kamis, 12 September 2013


Manajemen

                Setiap hari manusia dihadapkan dengan urusan manajemen, baik untuk dirinya sendiri maupun dalam lingkup kelompok. Sebelum kita berangkat ke kampus atau tempat kerja, yang dipikirkan adalah bagaimana caranya agar tidak telat tapi tetap bisa sarapan dengan santai. Nah, pasti membutuhkan manajemen waktu yang tepat bukan? Atau bagaimana suatu organisasi bisa berhasil mencapai tujuannya? Lagi-lagi berurusan dengan manajemen. Apa sih manajemen itu? Mari kita pelajari pendapat para ahli….

1)      Pengertian Manajemen

  1. Manajemen adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana menggunakan atau mengelola faktor-faktor produksi baik manusia, modal/dana, serta mesin-mesin/alat/ perlengkapan secara efektif dan efisien (Gitosudarmo, 1986).
  2. Manajemen adalah proses mengkoordinasikan dan mengintegrasikan kegiatan-kegiatan kerja agar diselesaikan secara efisien dan efektif dengan dan melalui orang lain (Robbins & Coulter, 1999).
  3. Manajemen adalah seni dan ilmu mengatur dan mengarahkan usaha manusia yang diterapkan untuk mengendalikan kekuatan dan memanfaatkan sumber daya alam untuk kepentingan manusia (American Society of Mechanical Engineers*).
  4. Manajemen adalah proses yang berbeda yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan dengan menggunakan orang-orang dan sumber daya alam (George R. Terry*).

2)      Fungsi-fungsi Manajemen

a.       Merencanakan (planning) : menetapkan sasaran, memutuskan tujuan, menetapkan strategi, dan mengembangkan subrencana untuk mengkoordinasikan kegiatan.

b.      Mengorganisasikan (organizing) : menentukan apa yang perlu dilaksanakan, cara pelaksanaannya, dan siapa yang melaksanakannya.

c.       Memimpin : mengarahkan dan memotivasi semua pihak yang terlibat dan memecahkan pertentangan.

d.      Mengawasi (controlling) : memantau kegiatan untuk memastikan bahwa kegiatan diselesaikan seperti yang direncanakan.
(Stoder, Freeman, & Gilbert JR, 1995)

3)      Proses Manajemen

Keempat fungsi diatas tidak berjalan secara terpisah atau memiliki hubungan yang lemah, tetapi merupakan sekelompok fungsi yang saling berkaitan. Merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengendalikan adalah tindakan simultan dan saling berhubungan
( dalam Stoder, Freeman, & Gilbert JR, 1995).











1.1 Sifat Interaktif dari Proses Manajemen
Gambar Diunduh dari perpustakaancyber.blogspot.com

4)      Peran-peran Manajemen

Berikut merupakan sepuluh peran menejerial yang dibagi dalam tiga kategori menurut Mintzberg:




1.2 Peran Manajemen
(Robbins & Coulter, 1999)

5)      Cakupan Manajemen (Scope of Management*)

Cakupan manajemen sangat luas, berikut merupakan area operasional dari manajemen bisnis :

a.      Production Management
Manajemen produksi berarti perencanaan, pengorganisasian, mengarahkan, dan mengendalikan fungsi produksi sehingga menghasilkan barang yang tepat, dalam jumlah yang tepat, pada waktu yang tepat, dan biaya yang tepat. Kegiatannya seperti mendisain produk, research & development, inventori biaya dan kontrol kualitas, dll.

b.      Marketing Management
Manajemen pemasaran mengacu pada identifikasi kebutuhan konsumen dan menyuplai (memasok) mereka dengan barang dan jasa yang dapat memusakan keinginan tersebut. Kegiatan ini dapat berupa penelitian dari tim marketing untuk mengetahui kebutuhan dan harapan/ ekspektasi konsumen, merencanakan dan mengembangkan produk yang sesuai, dll.

c.       Financial Management
Manajemen keuangan berusaha untuk memastikan jumlah yang tepat dan jenis dana untuk bisnis pada waktu yang tepat dan biaya yang wajar. Contohnya, menentukan jumlah dana yang dibutuhkan untuk jangka panjang dan jangka pendek dari bisnis tersebut.

d.      Personnel Management
Manajemen personal menyangkut perencanaan, pengorganisasian, dan mengendalikan pengadaan, pengembangan, kompensasi, pemeliharaan dan integrasi sumber daya manusia dari suatu organisasi. Contohnya, perencanaan tenaga kerja, rekrutmen, seleksi, dll.



Organisasi

                Organisasi adalah suatu pengaturan orang-orang secara sengaja untuk mencapai suatu tujuan tertentu (dalam Robbins & Coulter, 1999). Dalam sesi perkuliahan dijelaskan bahwa organisasi adalah sekumpulan orang yang saling berinteraksi, memiliki tujuan, struktur dan sistem. Sebagaimana pula disebutkan oleh Robbins & Coulter (1999), bahwa terdapat tiga karakteristik organisasi. Pertama, masing-masing organisasi memiliki tujuan, biasanya diungkapkan  dalam rangka sebuah sasaran atau serangkaian sasaran yang ingin dicapai oleh organisasi tersebut. Kedua, didalam organisasi terdapat orang-orang, dimana mereka harus bekerjasama untuk mencapai tujuan organisasi. Ketiga, semua organisasi mengembangkan suatu struktur dengan sengaja agar anggotanya dapat melaksanakan pekerjaan mereka. Struktur tersebut dapat bersifat terbuka/ fleksibel tanpa batas yang jelas ataupun bersifat tertutup/ ketat dengan batasan-batasan yang jelas.

1.3 Karakteristik Organisasi

Seperti telah dijelaskan diatas, didalam organisasi terdapat sistem dan sekumpulan manusia. Sistem dipelajari dalam ilmu manajemen, sedangkan manusia dipelajari dalam ilmu psikologi. Untuk menjembatani hubungan manusia dan system dibutuhkan komunikasi yang baik. Namun, komunikasi inilah yang sering menjadi masalah dalam suatu organisasi atau perusahan. Oleh karena itu kedua bidang ilmu, yaitu manajemen dan psikologi harus dipahami sehingga kedua ilmu tersebut dapat diaplikasikan dengan baik, terutama dalam menyelesaikan masalah.
Organisasi dan kebutuhan akan Manajemen
Manajemen adalah kebiasaan yang dilakukan secara sadar dan terus menerus dalam membentuk organisasi. Organisasi dengan berbagai macam sasaran memerlukan perencanaan, pengorganisasian, serta pemimpin yang dapat mengontrol bawahannya agar sasaran dapat tercapai. Sistem pengelolaan yang efektif dan efisien harus diciptakan agar berbagai masalah, seperti keterbatasan dana atau faktor-faktor produksi yang tersedia dapat diatasi. Efektif berarti dapat mencapai tujuan yang diinginkan, dan efisien berarti dapat meminimalisir pengeluaran untuk mencapai tujuan tersebut. Organisasi atau perusahaan dapat dipandang sebagai suatu sistem kerjasama antar manusia yang efektif, jika dapat memenuhi kebutuhan sesorang sebagai individu dan juga sebagai tim.


Literatur:
Gitosudarmo, Indriyo. 1986. Prinsip Dasar Manajemen.  Yogyakarta: BPFE
Robbins, Stephen P., & Coulter, Mary. 1999. 6th edition. Manajemen. Jakarta: PT Prenhallindo
Stoder, James., Freeman, Edward., & Gilbert JR, Daniel. 1995. Manajemen. Edisi Bahasa Indonesia. Prentice Hall, Inc.

Matakuliah Psikologi dalam Manajemen SDM
#Pertemuan 1

1 komentar: